Overcoming Laziness, Inertia, And Fear

May 30, 2007
  1. Accept that you’re going to be lazy some of the time
  2. Do whatever you can to make the process of improvement as easy and painless as possible
  3. Don’t waste too much time trying to think your way out of your anxiety
  4. Come of with a plan for what you want to accomplish ahead of time
  5. Gradually work your way up to the hard stuff
  6. When gradually working your way up to more difficult goals, let your momentum carry you through
  7. Use your environment and your natural preferences as leverage against yourself
  8. Usually the hardest part is getting started

Imagine Cup 2007

May 12, 2007

Waktu menunjukkan pukul 00.30, dan aku baru saja sampai di rumah.

Habis capek-capek mengerjakan proposal untuk Imagine Cup 2007, akhirnya pdf berhasil kami kirim! Hore.

:D


Oh gitu ya . . .

May 8, 2007

Oh gitu . . .

Oh gitu ya . . .

Ya!


Balanced Life

May 8, 2007

Menurutku, keseimbangan dalam hidup itu hal yang penting. Beberapa hari yang lalu aku sedang duduk menonton TV, acara sinetron apa ngga penting gitu, dan aku mulai berpikir, “Apa gunanya waktu yang kuhabiskan ini ya? Menarik tidak, menambah wawasan tidak. Aku nonton ini cuma untuk menghabiskan waktu.” Aku seketika sadar, bahwa hal ini harus diubah. Masalah ini memang terkesan sepele, orang menonton TV, tapi bagiku, hal ini adalah pemborosan waktu yang sia-sia. Saat ini aku mempunyai pekerjaan yang menumpuk, aku sudah backed up di antara tugas-tugas kuliah, laporan praktikum, pembuatan proyek GIS, mempelajari sistem GPS dan sebenarnya bukan hanya ini saja, masih banyak lagi yang ada di daftar to-do-list-ku. Aku mulai berpikir dan merenungkan masalah ini selama beberapa hari.

Tanpa diduga, beberapa hari kemudian ketika aku sedang mengobrol dengan seorang teman, dia mulai bercerita tentang cara dia mengatur waktu di antara tumpukan kewajiban dan tugas-tugas yang membebaninya. Malahan, dia sebenarnya lebih sibuk daripada aku (wow…), tetapi dia mampu me-manage waktunya dengan baik. Sangat baik kalau boleh dibilang. Aku berpikir, benar kata pepatah, “If you want something done, give it to someone busy.” Aku agak tertawa kecil dalam hati, melihat ironi dari kondisi ini. Ketika aku sedang berhadapan dengan masalah, temanku tiba-tiba membantuku dengan berbagi pengalamannya padaku. Sepertinya Tuhan sedang memberi tanda untuk berubah. “Satya, ini tandanya. Berubah ya!”

Read the rest of this entry »


AdSense in WordPress?

May 5, 2007

I just found out that Google adSense won’t work with the free WordPress.

Meaning, that if your site is http://<yoursite>.wordpress.com, you can’t use adSense. The thing is, WordPress won’t allow the users to insert javascript into their blog, meanwhile, adSense uses javascript to track down how many clicks an advertisement gets.

So, if you want adSense, you have to get your own hosting service and use wordpress as the theme. Sucks, but what can you do eh?


Ongoing Writing Project

May 5, 2007

writing

Aku lagi bingung mau makan nasi goreng, atau ga makan aja. Nasi goreng selain enak, juga bikin kenyang. Hm, kalo gitu nasi goreng aja. Tapi mungkin juga nanti ganti :D

Undecisiveness. Frigging sucks! Which is why I started this blog. It’s a long story, so sit tight.

Dari informasi yang kubaca, beasiswa dan tes masuk universitas luar negeri kebanyakan mensyaratkan kita harus membuat suatu essay tentang topik yang ditentuin oleh Education Board mereka. Nah, beberapa minggu yang lalu aku nyoba iseng-iseng mbuat essay. Ternyata … susah! Ide dan bayangan yang ada di dalam kepalaku susah sekali untuk dituangkan ke dalam kertas.

Dari situ, aku bertekad untuk meningkatkan kemampuan menulisku. Jadi, dibuatlah blog ini :D . Aku tahu bahwa momentum bagiku amatlah penting. Kalau aku sudah bergerak, sekecil apapun, nanti kerjaan berikutnya pasti beres. When I’m fixed on something, there’s nothing that can hold me back. Oleh karena itu, aku membuat peraturan-peraturan bagi diriku sendiri untuk menjaga agar minat menulis ini tidak turun.

The rules:

Read the rest of this entry »


Search di Rapidshare

May 4, 2007

Post berbahasa Indonesia-ku yang pertama nich :D

Di Elektro banyak yang memanfaatin Internet gratis nan cepat disini untuk download file yang besar-besar. Kebanyakan file-file ini adanya di rapidshare, sebuah situs hosting untuk storage yang gedhe banget. Rapidhare ini terkenal dan banyak dipakai karena fasilitas-fasilitasnya yang memang lebih top dibanding yang lain. Di rapidhare, file yang kita upload ngga bakal dihapus walaupun sudah 1 bulan ga ada yang download. Dan bila kita membeli account di rapidshare, kita bisa download file dengan bandwidth yang lebih besar dan pada saat yang bersamaan download lebih dari satu.

Tetapi repotnya kita susah mencari file-file yang sudah orang upload ke rapidshare. Kenapa? Karena kebanyakan file-file itu emang ilegal. Seperti film, mp3, game, dan ebook. Pernah, film eragon yang di Indonesia belum keluar di rapidshare sudah ada. Untungnya, ada cara untuk mencari file-file di rapidshare yang jarang diketahui orang.

Dengan menggunakan google, kita bisa mencari file apa saja yang banyak diakses orang. Ini perintahnya :

<nama file> +inurl:<tipe data> site:rapidshare.de

Tipe data bisa diisi dengan mp3 kalo mencari lagu, ebook kalo ebook, well, you get the idea. Perintah ini dicopy ke form google dan tinggal di enter :D .


Link : Learning the Other Side of American Culture

May 2, 2007

After making that link post on maddox (which is one of my FAVORITE sites in the Internet, by the way), I decided that I would make a list of sites that I think you should check out if you want to know more about the American culture.

The sites below provide information on the side of American culture the media doesn’t usually cover.


AskMen.com

Tons of short, free articles on American culture for men. From women, dating, work, lifestyle, money, sports, and a bunch of other things. There’s a lot of articles that are over the top, but there’s so much stuff here that some of it is bound to be good. I occasionally read this site when I’m bored.

Read the rest of this entry »


Link : Maddox

May 1, 2007

English-Indonesian Dictionaries

May 1, 2007

dictionary.jpg

Whenever I’m stuck on the translation of a word (usually English to Indonesia), I use these websites to find what I’m looking for :

The ITB is a better one in my opinion, because it’s more focused on your search. So if your looking for love you won’t get the decription for lovely. Nothing a lot different, but these things differentiate the good from the best. It really is helpfu, though, when the query you’re looking for turns up right. Much easier than digging through all the unnecessary links and stuff.

If I’m not online, I use an electronic dictionary (e-dictionary hehehe) called Linguist which I have on my flashdisk all the time. I like it because it’s easy to use, quick, and has a pretty big database. The only complaint I have is that I can’t add any new words to its database. But for me, it serves my purpose very well. I really think Linguist is a great product, and if anyone wants it just leave your email in the comment and I’ll think of something :D